Postingan

8 Hal Penting yang Bisa Kita Pelajari dari Bayi

Gambar
Sudah hampir 9 bulan Arina, anak saya hidup bersama saya. Setiap melihatnya tumbuh dan berkembang, ada banyak hal yang menjadi pelajaran tersendiri untuk saya. Darinya saya banyak belajar lagi tentang kehidupan ini. ini 7 hal penting di antaranya:
Meski Sering Jatuh akan Selalu Bangkit KembaliEntah berapa kali Arina terjatuh, apalagi setelah mulai senang berdiri. Ia mulai memanjat apa saja, kursi, tembok, kepala tempat tidur, lemari, apa pun yang bisa membantunya berdiri. Seringkali juga dia oleng, kalau jatuhnya nggak sakit, dia akan langsung menggapai-gapai apa pun untuk berdiri lagi. Merembet ke sana kemari. Kalau jatuhnya lumayan sakit, dia akan nangis atau teriak sebentar, abis itu tetap mulai manjat lagi. Nggak kayak kita yang udah dewasa gini, jatuh sekali, langsung mandeg nggak mau bangkit.
Berkemauan Keras dan Pantang MenyerahKayaknya hampir setiap bayi itu kekeuhan. Kalau belum dapat apa yang dia mau ya dia nggak bakal nyerah. Begitu pun Arina. Dia seneng banget liat kabel. Bi…

Sejenak Mengheningkan Diri

Gambar
Semenjak punya anak ditambah nyambi kerja dari rumah, rasanya 24 jam itu pasti aktif terus. Dari pagi sampe malem berkutat sama bayi, malem sampe tengah malem ngetik kerjaan. Tengah malem sampe pagi sering kebangun tiap beberapa saat untuk nyusuin. Besoknya begitu lagi, dan lagi.
Baca buku itu sangat mewah banget. Tapi tetep bagi saya baca itu harus. Harus diusahakan. Kalau nggak baca buku sama sekali, duh bisa nggak balance rasanya hidup saya, hahaha. Berhubung belum sempet beli buku-buku baru, ya saya coba bongkar-bongkar buku lama yang masih banyak belum tuntas dibaca. Salah satunya yang emang saya lagi butuh banget, judulnya Sejenak Hening yang ditulis Adjie Silarus.
Saya iseng buka halaman secara acak dan yang pertama saya buka ternyata isinya begini
“Kemudian di penghujung nanti, apa yang kita dapatkan jauh lebih besar dan indah dari apa yang kita minta dalam doa, pada waktu-Nya.”
Uwow, hati saya tertampar sama kalimat itu. Sebagai manusia wajarlah ya namanya kecewa karena apa yang …

Duahari.com, Tempat Beli Aksesoris Handphone yang Unik dengan Harga Terjangkau

Gambar
[Sponsored Post] Sebentar lagi THR turun, ya. Biasanya dua minggu sebelum lebaran. Kalau udah pegang THR, rasanya udah nggak sabar untuk dibelanjain ya, hahaha. Enaknya sih beli gadget baru. Eh, tapi kalau kebutuhan kamu masih banyak banget, buat mudik, buat kue lebaran, ketupat, dan lain sebagainya, rasanya sayang, ya kalau uangnya buat beli gadget. Bisa-bisa ludes seketika, hahaha. Nah, biar gadget yang kita punya tampil lebih baru dan keren, mending beli aksesorisnya aja, yuk. Lumayan banget lho, bikin handphone kita rasanya makin personal. Jadi kalau ditaruh barengan sama handphone orang lain nggak bakal ketuker, hihi.
Ada tempat belanja online yang produknya unyu-unyu banget nih, buat kamu yang lagi cari aksesoris handphone. Namanya Duahari.com. Apa sih, serunya belanja di Duahari.com?
Produknya Unik dan Harganya Terjangkau
Mau cari aksesoris handphone yang kayak gimana juga ada di sini. Dari mulai kabel data USB, screen protector, earphone, sampai yang unik kayak mobile humidifier

Enam Bulan Arina, Enam Bulan Saya Menjadi Ibu

Gambar
Tidak terasa anak saya sudah berusia enam bulan. Usianya beralih dari yang tadinya hanya minum ASI mulai dikenalkan makanan baru. Ada rasa haru di dada saya. Ah, sudah semakin besar ya, dia, nggak cuma nenen aja sekarang, tapi udah maem.
Arina 1 bulan udah ke mall :D
Enam bulan Arina, sejauh ini perkembangan Arina tampak sewajarnya. Karena saa tidak memaksakan ia harus punya kebisaan-kebisaan yang mendahului umurnya. Alhamdulillah, dia berkembang sebagaimana mestinya, yang penting tidak terlalu terlambat saja.
Enam bulan Arina, enam bulan saya menjadi ibu. Selama 6 bulan ini selain prestasi Arina yang berkembang dengan optimal dari hari ke hari, bulan ke bulan. Yang perlu saya hargai juga adalah prestasi diri saya sendiri. Bagi saya, selain mengagung-agungkan kebisaan anak, setiap ibu jangan lupa menghargai dirinya sendiri. Selagi masih sewajarnya dan tentunya tidak perlu berlebihan.

Selama 6 bulan ini, Alhamdulillah Arina bisa ASI eksklusif. Itu pun juga selalu direct breastfeeding. …

Mengeluhlah Sewajarnya

Gambar
Saya sering bertemu dengan orang yang mengeluh “Gue bosen banget!” tapi setelah mengatakan itu ya dia nggak ngapa-ngapain juga, nggak beranjak dari aktivitasnya yang buat dia bosan itu. Tadinya lagi tidur-tiduran, terus ngerasa bosan karena nggak ngapa-ngapain, eh tetep aja tidur-tiduran, bukannya milih untuk ngapa-ngapain kek biar nggak bosan.
Saya juga sering ketemu sama orang yang udah gedeg banget sama kerjaannya, tiap hari yang diomongin cuma keburukan tempat kerjanya dan betapa dia udah nggak tahan dan mau keluar aja terus yang diucapinnya. Tapi yang dia lakuin, dia milih untuk stay. Iya, stay. Nggak berusaha keluar, nggak berusaha ngelamar tempat lain, nggak nyari-nyari kerjaan lain juga.
Lebih sering lagi ketemu sama orang yang udah nggak nyaman sama hubungan asmaranya. Tiap hari curhatnya pengin bubar aja. Pengin cari pacar baru. Tapi setiap keluhan-keluhan itu lambat laun pun nggak berujung apa-apa. Dia tetep aja berada di hubungan yang dia sendiri tahu jalan di tempat dan cum…

#MemesonaItu Jadi Ibu yang Punya Banyak Mimpi

Gambar
Banyak perempuan yang setelah berkeluarga eksistensinya melebur menjadi bagian dari suami atau anaknya. Selain dikenal sebagai ibu/nyonya Arief (nama suami saya) dan mama Arina (nama anak saya), saya tetap tidak ingin kehilangan diri saya sendiri. Saya ingin selalu diingat sebagai April, April yang senang menulis dan menggambar serta punya banyak passion dan mimpi.
Tetap Wangi Saat Bermain Bersama Anak
Saat ini Arina sudah berusia lima bulan dan sedang senang-senangnya bermain dengan saya. Bayi selalu punya aroma khas yang menyenangkan. Begitu juga anak saya, Arina. Aromanya semakin wangi ditambah aneka bedak, cologne, dan produk perawatannya yang lain. Saya sebagai ibunya tentunya nggak mau kalah wangi dari dia. Jangan sampai sayanya justru mengeluarkan bau tidak sedap. Kasihan, dong Arinanya nanti malah kebauan. Hehehe.Sebagai perempuan yang aktivitasnya banyak dihabiskan di rumah, bukan berarti saya mengesampingkan penampilan. Walaupun di rumah, saya harus tetap memesona. Aroma tubuh…

Menjadi Perempuan Indonesia: Menjadi Subjek yang Berani Bersuara

Gambar
Dalam pikiran seorang tokoh psikoanalisis Sigmun Freud, perempuan memiliki kecemburuan terhadap penis (laki-laki). Kepemilikan penis pada laki-laki terlihat sebagai pelekatan sebuah citra akan kekuasaan. Rasa iri tersebut dikarenakan laki-laki mempunyai akses untuk berbicara di muka publik, mampu berpartisipasi dalam politik, bahkan untuk diakui dalam dunia seni. Kecemburuan itu lebih diarahkan kepada hak-hak yang mampu dimiliki laki-laki, keleluasaan bagi mereka untuk memainkan “power”, yang tidak dipunya oleh perempuan.
Karena itulah, feminis postmodern, Luce Irigaray menekankan bahwa perempuan harus menjadi subjek dan menciptakan bahasanya sendiri sebagai bentuk mengungkapkan diri. Di sinilah aktualisasi diri menjadi mungkin, menyampaikan pemikirannya, pendapatnya, juga perasaannya.
Mendefinisikan Ulang KesetaraanKetika feminis gelombang awal sibuk tentang memperjuangkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, Irigaray mencetuskan sebuah konsep perbedaan. Karena laki-laki dan per…