Postingan

Bagaimana Kopi Bisa Memantik Inspirasi dan Kreativitas?

Gambar
Di balik setiap karya yang hebat selalu ada kopi enak yang mendukungnyaBagi saya, kopi bukan hanya sekadar minuman, tapi juga pemantik inspirasi tiada henti. Dalam buku Creativity Now: Get inspired, create ideas and make them happen! (2009) yang ditulis Jurgen Wolff dipaparkan bahwa apa yang kita makan berdampak pada fungsi otak kita. Makanan yang baik untuk otak dapat membantu kita lebih konsentrasi, termotivasi, mengurangi stres, hingga mencegah penuaan dini pada otak. Salah satu makanan yang baik untuk otak adalah kopi karena memiliki efek stimulan.

Mungkin itulah sebabnya mengapa banyak orang kreatif yang gemar minum kopi. Sebuah artikel di Huffingtonpost.com yang berjudul 9 Famous Geniuses Who Were Also Huge Coffee Addicts menjabarkan orang-orang terkenal yang gemar minum kopi, di antaranya  Johann Sebastian Bach, Ludwig Van Beethoven, Benjamin Franklin, Voltaire, dan Søren Kierkegaard. Bahkan filsuf Jean-Paul Sartre dan Simone de Beauvoir kabarnya sering singgah di kedai kopi Les…

Aku Ingin Hidup Lebih dari 1.000 Tahun Untukmu, Anakku

Gambar
Surat ini adalah hadiah untuk ulang tahun pertamamu. Mungkin akan kau baca suatu saat nanti. Saat membacanya, mama hanya ingin kau tahu, bahwa selalu ada cinta di hati mama untukmu, anakku. Dalam keadaan apa pun, kamu adalah prioritas utama dan akan selalu menjadi yang pertama.
Mama mungkin bukan tipikal ibu yang mudah mengungkapkan cinta. Mungkin kau lebih sering mendengar mama mengomel, menggerutu, atau berkeluh kesah. Tapi, lewat surat ini, mama ingin kamu tahu, bahwa terlalu banyak kata yang tidak bisa mama ungkapkan dan hanya mampu mama tuliskan.
Kau tahu, apa kekhawatiran terbesar mama? Melihat kamu hidup susah saat dewasa. Hidup di masa depan, mungkin akan lebih mudah, sekaligus bisa jadi lebih keras. Karena itu, kamu tidak hanya butuh dimanja, tapi juga ditempa. Kamu tidak hanya butuh disayang, tapi juga butuh dilatih. Dilatih untuk tegar menghadapi kesusahan, dilatih untuk berani menghadapi kenyataan yang tidak selalu sesuai dengan keinginan. Dilatih untuk tahu bahwa setiap ha…

Jiwa yang Terbentur di antara Kerumunan Jakarta Biennale dan Kesunyian Museum

Gambar
Tahun ini perhelatan seni kontemporer Jakarta Biennale kembali digelar. Mengambil tema “Jiwa”, Jakarta Biennale 2017 diselenggarakan di empat lokasi, yakni Gudang Sarinah Ekosistem, IFI (Institut Français d’Indonésie), Museum Sejarah Jakarta, serta Museum Seni Rupa dan Keramik. Diadakan mulai dari tanggal 4 November hingga 10 Desember 2017, acara ini melibatkan 51 seniman yang berasal dari dalam dan luar negeri. Karena saya sedang melakukan tour wisata museum dengan teman saya Fitri Kumalasari, sekalian saja saya melihat pameran seni ini di Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua, Jakarta.

Saat masuk ke ruang pameran di Museum Seni Rupa dan Keramik, kami disambut tembok hitam besar membentang di tengah ruangan. Beragam lempengan besi, kuningan, dan kawat menempel di sisi tembok tersebut. Saya berdiri dan mengamati, mencoba memahami atau setidaknya menikmati. Seseorang, yang tampaknya bertugas menjaga karya di pameran ini bilang, “Ini bisa dimainin, Mbak.” katanya. 
Mungkin ia m…

Gue Pengen Museum di Jakarta Jadi Primadona Wisata yang Memesona

Gambar
Bosan pergi ke mall di akhir pekan, saya dan teman saya Fitri akhirnya merencanakan tur wisata ke museum-museum di Jakarta. Kami janjian di Halte TransJakarta Monas. Museum yang pertama ingin kami kunjungi adalah Museum Taman Prasasti. Karena saya belum pernah sama sekali berkunjung ke museum ini.
Letak Museum Taman Prasasti ada di Jl. Tanah Abang I no.1. Tapi bukan berarti dekat dari stasiun Tanah Abang, lho. Untuk sampai ke sini, saya dan Fitri jalan kaki dari Halte Transjakarta Monas. Nggak terlalu jauh dan lumayan buat sekalian olahraga.

Sesampainya di sana kami langsung menuju tempat pembelian tiket. “Untuk dewasa dua orang jadi 10.000. Mau dipandu untuk keliling Mbak?” “Wah, boleh Mas, biar lebih paham.” Dengan senang hati kami mau aja dipandu sama guide museum. Biar nggak bengong-bengong aja kan ngeliatin makam.

Mas Yudi, pemandunya asyik banget ngejelasin kami satu persatu tentang isi museum ini. Saya jadi sedikit belajar juga tentang sejarah. Setiap nisan di museum ini punya cer…